Holding Perkebunan Nusantara Dorong UMKM Naik Kelas: Kisah Kang Oni Jadi Bukti Keberhasilan Program Kemitraan PTPN I
BANDUNG
– Sebagai bagian dari
komitmen pemerintah agar BUMN tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis
tetapi juga agen perubahan masyarakat, PTPN I yang berada di bawah Holding
Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus mengakselerasi Program Kemitraan
(PK) secara terstruktur dan berkelanjutan. Upaya ini memberikan dampak nyata
bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan, khususnya melalui pendampingan dan
pembinaan UMKM.
Keberhasilan ini tercermin dari berbagai mitra
binaan PTPN I, seperti Yayat Hidayat (Sabertooth) dan Cecep Khoeruslaam (Zebra
Wall), yang menunjukkan capaian peningkatan kapasitas usaha. Namun, kisah yang
paling mencerminkan jangkauan internasional program kemitraan PTPN I datang
dari sosok Kang Oni, pengusaha perlengkapan outdoor dengan merek
Jebrawol dan Sepertun. Ia tidak hanya menerima pinjaman modal dan pembinaan
manajemen, tetapi pada tahun 2014 difasilitasi oleh PTPN I Regional 2 (dulu
PTPN VIII) untuk mengikuti pameran di Yordania.
Sebagai mitra yang berlokasi tidak jauh dari Kantor
PTPN I Regional 2 di Bandung, usaha kerajinan jaket, tas, hingga sandal gunung
milik Kang Oni mendapat perhatian intensif dari manajemen, yang memahami dengan
baik kebutuhan dan potensi pengembangan usahanya.
“Saya hobi olahraga outdoor, jadi awalnya saya
memproduksi perlengkapan untuk dipakai sendiri. Karena banyak teman yang minta
dibikinkan, akhirnya saya mulai menjual. Kebetulan lokasi saya dekat PTPN, lalu
saya ajukan pinjaman dan langsung dapat. Tahun 2009 saya dapat Rp25 juta,” ujar
Kang Oni.
Perjalanan kemitraan Kang Oni terus berkembang.
Selain pinjaman modal dengan bunga ringan, ia memperoleh pendampingan
menyeluruh, mulai dari manajemen keuangan, pengendalian kualitas produk,
pemasaran, pengemasan, hingga pemanfaatan platform digital. Upaya tersebut
berhasil meningkatkan kualitas produknya sehingga menembus pasar lokal hingga
nasional.
Menurut Kang Oni, salah satu manfaat terbesar
bersinergi dengan PTPN I adalah kesempatan mengikuti berbagai event dan expo,
termasuk fasilitas booth gratis, uang saku, dan peningkatan visibilitas produk.
“Waktu diajak ikut pameran di Yordania, saya seperti
tidak percaya. Kesempatan ini luar biasa dan tidak mungkin kami dapatkan
sendiri. Kami bukan hanya menjual, tetapi juga mempromosikan produk lokal,”
ungkapnya.
Saat ini, Jebrawol memproduksi jaket waterproof
dengan rentang harga Rp300.000-Rp355.000, celana Rp180.000–Rp255.000, serta
sandal gunung Rp110.000–Rp120.000. Ia juga rutin menerima pesanan merchandise
perusahaan. Wilayah pemasaran kini meluas hingga Jakarta, Bogor, dan Sukabumi,
dan PTPN I terus memfasilitasi promosi agar produknya dapat memasuki pasar Jawa
Tengah dan wilayah lainnya.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas,
menegaskan bahwa kisah sukses Kang Oni merupakan bukti nyata efektivitas
Program Kemitraan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kisah Kang Oni adalah cerminan bahwa modal dan
pendampingan yang tepat dari PTPN I dapat melahirkan wirausaha tangguh. Program
Kemitraan kami dirancang holistik, tidak hanya memberikan pinjaman, tetapi juga
membangun ekosistem UMKM yang mampu meningkatkan daya saing, kualitas produk,
dan jangkauan pasar hingga internasional. Kami ingin mitra binaan tidak hanya
bertahan, tetapi naik kelas secara berkelanjutan.”
Ia menambahkan bahwa sebagai bagian dari Holding
Perkebunan Nusantara, PTPN I akan memastikan program pembinaan berjalan efektif
di seluruh regional, agar semakin banyak UMKM yang adaptif terhadap teknologi
dan memiliki daya juang kewirausahaan yang kuat.
Keterangan Lebih Lanjut:
Holding Perkebunan Nusantara
PT Perkebunan Nusantara III
(Persero)
Telp: +6221 29183300
Ponsel: +6281370835057
email : sekretariat@holding-perkebunan.com

Comments
Post a Comment