Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember
Jember, 22 Mei 2026 – Penanaman perdana tembakau bawah
naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa
Timur, menjadi momentum penting dalam pengembangan kembali komoditas tembakau
premium yang menjadi salah satu identitas agribisnis nasional. Melalui areal
seluas 400 hektare yang dikelola PTPN I Regional 5, perusahaan membidik pasar
Eropa dengan produk cerutu berkualitas tinggi sebagai respons atas tingginya
permintaan dari sejumlah negara empat musim.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis
PTPN I sebagai Subholding Perkebunan
Nusantara PTPN III (Persero) dalam memperkuat hilirisasi komoditas
perkebunan bernilai tambah tinggi sekaligus memperluas penetrasi pasar
internasional.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, hadir pada seremoni
penanaman perdana tersebut. Ia menegaskan bahwa cerutu premium merupakan salah
satu produk unggulan yang memiliki kekuatan merek dan reputasi kuat di pasar
global.
“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau.
Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini. Nah, ini ternyata
permintaan atau peminat dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih
sangat kuat. Makanya kami sangat mendukung prakarsa untuk menghidupkan kembali
brand ini. Tentu, tantangannya sangat besar,” kata Teddy.
Menurutnya, keberhasilan pengembangan cerutu premium tidak hanya
ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam
menjaga produktivitas secara berkelanjutan. Berdasarkan standar teknis budidaya
yang diterapkan, produktivitas tembakau Jember ditargetkan mencapai 1,2 ton per
hektare.
“Kami sangat optimistis bisa menembus pasar internasional yang ketat,
produknya harus Grade A atau Mutu 1. Rencana ekspansi ini merupakan kelanjutan
dari komitmen korporasi yang tertuang dalam peta jalan (roadmap) hilirisasi
PTPN I (Persero) hingga tahun 2029,” ujarnya.
Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa ekspansi pasar internasional
tersebut bukan semata-mata untuk meningkatkan volume penjualan, tetapi juga
sebagai upaya membuktikan daya saing dan kualitas produk agribisnis Indonesia
di pasar global.
Untuk mencapai target tersebut, manajemen menetapkan lima pilar utama
yang harus menjadi perhatian seluruh tim di lapangan. Pilar pertama adalah
peningkatan produktivitas secara konsisten sesuai target yang telah ditetapkan.
Pilar kedua adalah menjaga kualitas produk pada level tertinggi agar mampu
memenuhi standar ketat perusahaan dan ekspektasi pembeli internasional yang
mengutamakan produk premium.
Selain aspek bisnis, perusahaan juga menempatkan dimensi sosial dan
lingkungan sebagai bagian penting dari keberlanjutan usaha. Pilar ketiga dan
keempat yang ditekankan adalah menjaga keharmonisan di lingkungan kerja serta
memastikan pertumbuhan bisnis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
"Ketika bisnis ini tumbuh berkembang, tujuan mulia kita adalah
membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya dan menyerap lebih banyak tenaga
kerja lokal. Perusahaan harus membawa dampak kesejahteraan bagi lingkungan
sekitar," lanjutnya.
Pilar kelima yang menjadi perhatian utama adalah kemampuan perusahaan
dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian cuaca yang
semakin dinamis. Untuk itu, seluruh tim operasional diminta memperkuat mitigasi
risiko dan meningkatkan disiplin dalam penerapan praktik budidaya terbaik.
"Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang
ekstrem. Kuncinya adalah disiplin total dalam penerapan Good Agriculture
Practices (GAP). Dengan standar budidaya yang benar, kami optimistis tembakau
Jember akan semakin kokoh menguasai pasar cerutu dunia," pungkasnya.
Melalui pengembangan tembakau bawah naungan ini, PTPN I bersama Holding
Perkebunan Nusantara terus memperkuat transformasi bisnis berbasis hilirisasi
dan penciptaan nilai tambah. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya
meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara, tetapi juga semakin mengukuhkan
posisi Jember sebagai salah satu sentra penghasil tembakau cerutu premium
terbaik di dunia serta memperluas peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi di
daerah.

Comments
Post a Comment